尔朱兕
2019-05-21 09:05:13
2016年10月25日上午10:16发布
2016年10月25日上午10:16更新

Sejumlah kendaraan terjebak banjir di kawasan Pasteur,Bandung,Jawa Barat,pada 24 Oktober 2016. Foto oleh Agus Bebeng / Antara

Sejumlah kendaraan terjebak banjir di kawasan Pasteur,Bandung,Jawa Barat,pada 24 Oktober 2016. Foto oleh Agus Bebeng / Antara

雅加达,印度尼西亚 - Meski sudah surut,bencana banjir yang melanda Kota Bandung,Jawa Barat,sempat membuat kaget warga,pada Senin,24 Oktober。

Banjir di Jalan Pasteur,tepatnya di depan pusat perbelanjaan万隆贸易中心,membuat kendaraan hanyut。 Bahkan ada kendaraan roda empat yang dilaporkan hilang akibat banjir di Jalan Pagarasih。

Satu unit kendaraan roda empat jenis Nissan Grand Livina yang terseret arus akibat luapan Sungai Citepus di Jalan Pagarsih,Kelurahan Cibadak,Kecamatan Astana Anyar,belum ditemukan hingga Selasa,25 Oktober。

“Mobil tersebut terseret arus masuk ke kali dan sampai saat ini mobil Nissan Grand Livina belum diketemukan。Anggota kami dan masyarakat hingga saat ini masih melakukan pencarian,”kata Kasubag Humas Polrestabes Bandung,Ajun Komisaris Polisi Reny Marthaliana。

Selain mobil,lanjut Kompol Reny,satu unit sepeda motor jenis Tresida yang digunakan sebagai kendaraan dinas penarik sampah milik Kelurahan Karang Anyar RW 04,Kecamatan Astana Anyar,juga terseret arus sungai。

Satu orang dilaporkan tewas akibat musibah banjir ini。

Selain curah hujan yang tinggi,minimnya drainase di Kota Kembang diduga sebagai penyebab banjir。

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil pun turut meminta maaf atas kejadian ini。

Berikut foto-foto yang kami himpun dari Antara dan Kepala Pusat Data Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana(BNPB)Sutopo Purwo Nugroho terkait banjir Bandung:

Sejumlah kendaraan terjebak banjir di kawasan Pasteur,Bandung,Jawa Barat,pada 24 Oktober 2016. Foto oleh Agus Bebeng / Antara

Sejumlah kendaraan terjebak banjir di kawasan Pasteur,Bandung,Jawa Barat,pada 24 Oktober 2016. Foto oleh Agus Bebeng / Antara

Banjir rendam kawasan巴斯德,Pagarsih,Solokan Jeruk,dan Sukajadi。 Foto dari Twitter / @ Sutopo_BNPB

Banjir rendam kawasan巴斯德,Pagarsih,Solokan Jeruk,dan Sukajadi。 Foto dari Twitter / @ Sutopo_BNPB

Kendaraan yang melintas di Jalan Pasteur dan Pagarsih mogok terendam banjir。 Foto dari Twitter / @ Sutopo_BNPB

Kendaraan yang melintas di Jalan Pasteur dan Pagarsih mogok terendam banjir。 Foto dari Twitter / @ Sutopo_BNPB

Sutopo menyebut banjir ini seperti tsunami kecil di Kota Bandung。 Foto dari Twitter / @ Sutopo_BNPB

Sutopo menyebut banjir ini seperti tsunami kecil di Kota Bandung。 Foto dari Twitter / @ Sutopo_BNPB

Foto dari Twitter / @ Sutopo_BNPB

Foto dari Twitter / @ Sutopo_BNPB

Mobil terseret banjir di Jalan Pagarsih。 Foto dari Twitter / @ Sutopo_BNPB

Mobil terseret banjir di Jalan Pagarsih。 Foto dari Twitter / @ Sutopo_BNPB

Banjir Bandung menyebabkan kemacetan parah pada 24 Oktober 2016. Foto oleh Agus Bebeng / Antara

Banjir Bandung menyebabkan kemacetan parah pada 24 Oktober 2016. Foto oleh Agus Bebeng / Antara

Kemacetan terjadi setelah terjadi penumpukan arus kendaraan yang tidak dapat melintasi jalan karena terendam banjir di kawasan Pasteur。 Foto oleh Agus Bebeng / Antara

Kemacetan terjadi setelah terjadi penumpukan arus kendaraan yang tidak dapat melintasi jalan karena terendam banjir di kawasan Pasteur。 Foto oleh Agus Bebeng / Antara

Ruang kelas,guru,dan perpustakaan SMAN 9 Bandung terendam banjir hingga 1米。 Foto dari Twitter / @ Sutopo_BNPB

Ruang kelas,guru,dan perpustakaan SMAN 9 Bandung terendam banjir hingga 1米。 Foto dari Twitter / @ Sutopo_BNPB

Kondisi kelas SMAN 9 Bandung setelah direndam banjir。 Foto dari Twitter / @ Sutopo_BNPB

Kondisi kelas SMAN 9 Bandung setelah direndam banjir。 Foto dari Twitter / @ Sutopo_BNPB

-Rappler.com